Hot Gosip

Mendengarkan Detak Jantung Sendiri Berguna Untuk Kesehatan

Detak jantung seseorang bergantung kepada keadaan tubuh nya masing-masing. Pola ritme yang berbeda-beda konon menandakan kesehatan yang berbeda juga, seperti saat ketika berdebar-debar.

Perasaan berdebar merupakan salah satu tanda penyakit jantung. Namun jantung berdebar bukan tidak selalu disebabkan terdapatnya kelainan pada jantung. Perasaan berdebar dapat pula disebabkan oleh suatu kondisi psikis atau gaya hidup. Dalam isitilah media berdebar dikenal sebagai palpitasi.

Biasanya jika anda dapat menebak berapa kali jantung berdtak pada saat tertentu, anda mungkin akan terkejut dengan efek yang ada. Sebuah studi menunjukan bahwa seberapa baik anda mendengarkan detak jantung dapat memengaruhi seberapa cepat anda membuat keputusan.

Kemampuan mendengar kan tubuh ini disebut interoception pada tahan tertentu, kemampuan dan pemeriksaan seperti ini dapat membantu mengidentifikasi emosi pada semua kalangan bahkan pengidap down syndrome.

Sarah Garfinkel dari University Of Sussex sudah menjelaskan bahwa apabila semua orang dapat mempelajari cara untuk mendengarkan seberapa sering jantung berdetak. Dengan cara tersebut seorang mungkin dapat menjadi lebih selaras dengan emosinya.

Salah satu individu yang mengaku telah mendapat manfaat dari penelitian ini adalah (sebut saja) Tom. Lewat sebuah wawancara pria tersebut telah menjelaskan bagaimana cara terapi untuk mendengarkan detak jantung agar dapat membantu dirinya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain dapat menggambarkan emosi dan kondisi diri, ada segudang manfaat yagn bisa didapat dari mendengarkan detak jantung. Mendengarkan detak jantung bisa memberitahu kalau anda rentan terhadap beberapa masalah kesehatan, salah satunya adalah anoreksia.

Sebuah studi yang dilakukan kepada wanita berusia antara 19 dan 26 tahun telah menunjukan bahwa dengan melakukan konsentrasi untuk menghitung seberapa banyak denyut jantung, mereka mampu mendengarkan gejala penyakit yang ada didalam tubuh mereka.

Para peneliti mengatakan kalau temuan ini memiliki implikasi penting bagi pemahaman dan gangguan klinis yang diraaskan. Hal tersebut dijelaskan oleh Manos Tsakiris dari departeman Psikologi Royal Holloway.

Lebih lanjut peneliti lainya yakni Vibien menjelaskan kalau dia berserta timnya percaya bahwa dalam ukuran penelitian adalah sebuah kesadaran tubuh. Dia juga menilai  dalam seberapa baik nya seorang  perempuan dalam mendengarkan sinyal internal jantung mereka, akan membuktikan penelitian tentang objektifikasi dan kesehatan mental perempuan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*